Resmikan Tol Bali Mandara, SBY Sebut Mimpi Indonesia Jadi Kenyataan


http://images.detik.com/content/2013/09/23/4/sbytolbali.jpgDenpasar - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah meresmikan jalan tol Bali Mandara atau tol atas laut. SBY mengatakan dibangunnya jalan tol Bali Mandara merupakan sebuah sejarah bagi Indonesia.

"Ini merupakan tonggak sejarah baru dalam bidang konstruksi Indonesia," kata SBY saat meresmikan jalan tol sepanjang 12,7 km ini di Gerbang Tol Nusa Dua, Bali, Senin (23/9/2013).

SBY mengaku bangga dengan hasil karya putera puteri bangsa Indonesia ini. SBY mengatakan jalan tol yang menelan Rp 2,4 triliun ini merupakan tol yang pertama kali di Indonesia dibuat di atas laut.

"Impian bangsa kita untuk menguasai teknologi konstruksi utamanya dalam pembangunan jalan tol di atas laut akhirnya menjadi sebuah kenyataan. Setelah 68 tahun bangsa kita telah menghasilkan karya," kata SBY penuh bangga.

SBY mengatakan, Indonesia pun telah mampu membangun sebuah jalan dan jembatan di atas perairan yaitu Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). Hal tersebut merupakan bentuk karya anak bangsa Indonesia dalam hal teknologi konstruksi, dan tak ketinggalan dari negara lain.

"Contoh Jembatan Suramadu sepanjang 5,4 Km menjadi jembatan terpanjang di Indonesia yang menghubungkan Jawa dan Madura, hari ini kita kembali bangga, dengan selesainya jalan tol atas laut sekali lagi karya putra putri terbaik," paparnya.(zul/hen)

Alasan Tol Bali Mandara Dibangun di Atas Laut

http://images.detik.com/content/2013/09/23/4/tolbali.jpg
Hari ini tol atas laut di Bali diresmikan oleh Presiden SBY dan dinamakan Bali Mandara. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto membeberkan sejumlah alasan jalan tol ini dibangun di atas perairan Bali.

Djoko mengatakan, alasan pertama dibangunnya jalan tol ini adalah untuk membuka akses lebih luas dari dan menuju Bandara Ngurah Rai. Pemerintah mengharapkan, perluasan akses jalan menuju Bandara Ngurah Rai ini akan semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Bali, khususnya Bali Selatan.

"Yang pertama adalah untuk memperkuat peran Bandara Ngurah Rai sebagai pintu gerbang utama Bali," kata Djoko saat acara peresmian Jalan Tol Bali Mandara di Nusa Dua, Bali, Senin (23/9/2013).

Sama halnya dengan Bandara Ngurah Rai, jalan tol sepanjang 12,7 km senilai Rp 2,4 triliun inipun diharapkan menjadi penunjang beroperasinya Pelabuhan Benoa. Mengingat salah satu gerbang pada tol ini terhubung langsung dengan pelabuhan tersebut.

"Yang ketiga memperkuat keterkaitan antara kota Denpasar dengan perkotaan lainnya," jelas Djoko yang pada kesempatan itu mendampingi Presiden SBY.

Selain itu, hal keempat yang menjadi harapan dari pemerintah ialah, adanya peningkatan sektor pariwisata di Bali, khususnya di wilayah Selatan Bali. Lalu terakhir adalah untuk mengurangi beban lalu lintas di Bali yang terbilang sudah semakin padat.

"Ini juga sejalan dengan arahan kebijakan penataan wilayah dalam mendukung pengembangan pariwisata internasional. Dengan koneksi ini akan mendorong perekonomian Pulau Bali. Jalan tol ini sekaligus melengkapi jaringan jalan di Bali," tutup Djoko.(zul/dnl)


  detik 

0 komentar:

Posting Komentar